Rabu, 21 November 2012

AFWAN



Afwan
Jika selama ini aku tidak mengertimu
Jika selama ini banyak hal tidak ku ceritakan kepadamu
Jika selama ini banyak dzon-dzon ku terhadapmu
Jika selama ini aku hanya berdiri mematung di saat kau berpeluh keringat
Jika selama ini aku banyak menyalahkanmu tanpa tau kau bersusah payah 
Jika selama ini aku bukanlah orang yang bisa memberikan solusi, bahkan sebagai pendengar yang baik atas keluh kesahmu
Dan 
Jika selama ini akku hanya bisa berkata "AFWAN"

Selasa, 20 November 2012

PALESTINA

Berita mengenai penyerangan  Israel terhadap Palestina  kini sedang ramai diperbincangkan oleh berbagai media massa lokal, nasional dan internasional. Banyak yang mengecam akan tindakan Israel ini. Pun kita sebagai saudara seiman yang empati terhadap mereka . Kita - masyarakat Islam Indonesia-, katakan saja saya memang tidak bisa merasakan langsung apa yang mereka alami, bahkan membayangkannya pun tidak. Saking terninabobokannya dengan kekayaan Indonesia yang begitu melimpah ruah. Sedih melihat mereka diperlakukan seperti itu. Tapi mereka tidak membutuhkan transfer-an rasa sedih kita. Mereka lebih kuat dibanding dengan saya. Do'a. Yah Do'a kita terhadap mereka. Tak perlu khawatir Do'a ini tak sampai karena blokade jalur Gaza.
 
Betapa Luar Biasanya kalian warga Palestina-anak-anak, remaja, Pemuda, para ibu dan ayah- bila dibandingkan dengan kami yang ada di Indonesia -katakan saja saya- sungguh tidak ada apa2nya.
Saya hanya seorang remaja Indonesia yang biasa hidup bebas memilih dan memutar musik-musik yang melenakan dibanding mereka-renaja Palestina- yang setiap menit diperdengarkan "nada-nada memekakan" yang berasal dari bom, rudal. Saya hanya seorang remaja Indonesia yang setiap hari mendendangkan nyanyian sambil tidur2an dibanding dengan mereka yang dengan gagah melantunkan Surat Al-Anfal sembari melawan Tentara-tentara Israel. 

Kamis, 08 November 2012

Momen Romantis Bersama Keluarga

Terasa lengkap hidup ini ketika mempunyai keluarga hangat. Keluarga yang setiap hari intens berkomunikasi,sehingga pasti terlahir canda tawa.Bahkan ada bumbu-bumbu kesedihan yang malah membuat bertambah akrab.
Tapi ada diantara kita, mungkin ada yang mempunyai masalah berkomunikasi dengan keluarganya.Kurang dekat secara fisik karena mungkin lebih menggunakan 'telepati' sebagai sarana berkomunikasi?. Atau memang ada faktor lain yang sulit untuk dijabarkan. Yang nantinya keluarga tersebut, kurang mempunyai perbendaharaan "momen romantis" yang dilalui bersama.

Eiitt tapi jangan khawatir, meskipun kedua macam keluarga tersebut memiliki perbedaan. Namun SIMKURING yakin setidaknya ada dua momen yang apabila terjadi, akan memberikan efek romantis(kegembiraaan dan keharuan yang menawan  ) yang sama luar biasanya.  Momen apakah itu??
1. Momen saat seorang anak diwisuda dan disaksikan oleh seluruh keluarganya
2. Momen saat seorang anak menikah


itu pendapat saya baru dari hasil pengamatan,belum pengalaman .Tapi , ga tau kalau menurut anda.

Senin, 13 Agustus 2012


" Mudah-mudahan kita menjadi generasi Muttaqin bukan generasi Ramadhan "

Pesan ntu disampein  amE  MC waktu  ngebuka acara pengajian di GDI. Saat itu Teeeeeeeeeeeeeeng,mikir tuh aye. 


     
Maksudnye ape lagi MC bilang kaya begitu. Tapi Alhamdulillah berkat kejeniusan aye, aye ngerti maksudnya.(tapi tu juga pendapat aye kagak tau salah ape kagak). 
mau tau???
Gini nih kalo generasi muttaqin itu generasi yang selalu bertaqwa kepada Allah Swt dimanapun kapanpun.
Lah kalo Generasi Ramadhan emang kagak bertakwa? Bukan gitu juga kalee mpok. Kite liat aje kenyataan di sekitar kite. Cenderung ketika Ramadhan kita gaspol segala amal ibadah. Wajar aje sih kan di Bulan Ramadhan segala amal ibadah pahalanye ditingkatin beberapa kali lipet. Siape yang ga tergiur tuh?
 Tilawah asalnya setengah juz jadi 1 juz. biasanya ga sholat sunnat, jadi sholat. Alhamdulillah tuh, jadi ningkat. 

Tapi mungkin yang dimaksud ame MC ntu, kite jangan pol-polan di Bulan Ramadhan tapi udah itu malah Back to Basic yang kurang baik. MUdah-mudahan aje kite bisa jadi orang yang lebih baik dari hari kemarin, supaya kite ga digolongin ke orang-orang yang merugi.
Amiiin, Ya Rabb



Selasa, 17 Juli 2012

Tanpa Judul

Heran 
Bener - bener Heran 
Bingung 
Bener - bener bingung 
Deg - degan 
Jujur Deg - degan pisan 
Takut juga
Tidak Bisa
Mungkin lebih halusnya belum bisa
Tapi kayaknya saya memang tidak bisa, yah???

kumaha atuh?

Senin, 02 Juli 2012

Ukhuwah dari Lubang Sedotan

Sering ku dengar kata "Ukhuwah". Bahkan materinya telah sering ku dengar. Pun tingkatan-tingkatannya telah ku hafal, mulai dari ta'aruf sampai tsiqoh. Tapi mengapa saya masih berpikiran dangkal tentang wujud ukhuwah. Ingat Nurmalasari Bakti Utama, Ukhuwah itu meskipun tak terlihat tapi terasa dimanapun berada.
Mungkin saya terlalu sensitif saja. Hanya dan cuma karena "begituan" saya jadi gimanaaaaa gitu (merasa tak dianggap).cieela
Tapi mungkin ini juga karena saya kurang mengirim dan "menandai" secara khusus  Rabithoh pada mereka. Astagfirullah


*tak apeu,jangan terlalu sensi,positif thinking

Sabtu, 19 Mei 2012



Suci Sekeping Hati 


Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang

Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa

Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang meratap
Pada debu yang pastikan hinggap

Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba
Bagiku perasaan manusia seperti cuaca. Tidak pernah bisa diperkirakan . Terlepas  dari adanya istilah “prakiraan cuaca”.  Meskipun keadaan mendung, belum tentu hujan. Begitupula  yang  tadinya cerah, bisa berubah jadi hujan. Jadi  intinya sampul manusia (wajah),tidak  menentukan kondisi hati sebenarnya. Yang  nangis bukan berarti ia sedih,  bisa aja ia  sedang bahagia.
Setuju???

Senin, 12 Maret 2012

"tanpa menyebut-NYA aku hancur"

        Itulah judul yang saya kira pantas untuk menggambarkan pengalaman saya beberapa waktu lalu. Astagfirullah bila diingat-ingat lagi kejadian itu, saya merasa bersalah pada konco-konco ku. Terlebih kepada Sang pemberi kehidupan, Allah swt. padahal kalo dipikir kembali, keadaan pada waktu itu  tidak terlalu "menakutkan". Tapi begitu sengsaranya saya, serasa tidak ada yang membantu. apa karena diawal terlalu menganggap remeh? sampai-sampai lupa membaca Basmallah. (bisa jadi seperti itu).
        Nah teman-teman agar kejadian yang saya alami tidak terulang dan teman-teman selalu ingat untuk membacanya,saya ingin share mengenai manfaat dari membaca bismillah, diantaranya dari beberapa sumber yang saya temukan adalah sebagai berikut :
1.    Terjaga dari setan
ini sesuai dengan sabda Rasulullah  bahwa : “Apabila seorang masuk ke rumahnya dan mengingat Allah (berdzikir) ketika masuknya dan ketika makan, maka setan berkata: “Tidak ada tempat istirahat dan makan malam untuk kalian.” Dan apabila ia masuk dan tidak mengingat Allah ketika masuk, maka setan berkata: “Kalian telah mendapatkan tempat istirahat.” Dan apabila ia tidak mengingat Allah ketika makan, maka ia berkata:”Kalian mendapatkan tempat istirahat dan makan malam”.(HR. Muslim)
2.    Menyempurnakan barokah
Dengan bismillah akan dapat menyempurnakan keberkahan pada amal, Rasulullah bersabda,
“Setiap perkara yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain: dengan mengingat Allah), maka amalan tersebut terputus (kurang) keberkahan-Nya.” 
3.   Dilindungi Allah swt dari jin
Dan sabdanya, “Penghalang antara mata jin dan aurat Bani Adam, apabila salah seorang dari mereka melepas pakaiannya, ialah dengan membaca Bismillah.”
       Lalu bagaimana jikalau dalam hal apapun  lupa membaca diawal  dan ingat ditengah-tengah ?
maka bacalah Bismillahi wal awaalu wal akhiru.
sekian semoga bermanfaat.........
  

Minggu, 19 Februari 2012

Sebuah tulisan tentang ibu


         IBU
           Pernah denger lagu SEAMO, yang judulnya mother?
          Atau pernah liat video  luar biasa ka danang ambar prabowo mengenai mimpi-mimpinya? disana pasti bisa didengar lagu seamo.
          Apa yang kalian bayangkan ketika ngedengerin lagu itu?      
          Kalau saya sih langsung terbayang sosok luar biasa yang ada di kehidupan saya. Ibu. Ya benar, ibu. Siapa lagi.(meski jelasnya ga tau sih artinya apa,,,hihi tapi pokoe tentang ibu)
          Meski hari ibu telah lewat beberapa bulan yanng lalu, tapi ga ada salahnya jika di tulisan pertama saya memuat tentang ibu. Moal doraka ieuh, kata dosen saya mah. Apalagi cerita tentang ibu itu memang ga bakal ada abisnya. Banyak banget yang bisa diceritain. Sama banyaknya dengan pengorbanan beliau(ibu) kepada anak-anaknya.
          Mulai dari proses mengandung yang lamanya 9 bulan. 9 bulan coy. Bayangin aja, gimana cape,susah, riweuh, bahkan mungkin tersiksanya beliau. Kita aja yang sekolah ngegandong tas yang beratnya misal 5 kg, Cuma beberapa jam pasti udah ngerasa berat, cangkeul. Bener gak?apalagi ini 9 bulan, dibawa kemana-mana pula. Hebat . makanya pantes kalo ibu kita diberi penghargaan The Great Mom.
          9 bulan mengandung telah dijalani, lalu saatnya melahirkan. Melahirkan ini bukan perkara gampang. Gimana gampang wong urusannya menyangkut  hidup dan mati.  Saya ga bisa cerita banyak(belum merasakan).
          Dari perjuangan keras melahirkan, lahirlah seorang bayi yang dinanti-nanti. Tidak henti-hentinya sang ibu bersyukur kepada Allah SWT. Ia terlihat sangat bahagia ketika melihat wajah anaknya yang masih lucu. Dan berdo’a supaya kelak anaknya nanti bisa membahagiakan nya tidak hanya untuk saat ini.
          Lalu sudah berbuat apakah kita terhadap ibu, untuk membahagiakannya???
Semoga bisa mengingatkan, khususnya bagi saya yang belum bisa membahagikan mamah.